Minggu, 29 Agustus 2010

antara dua 'hal'

ada 'hal' yang sulit antara dua 'hal' dalam satu aktivitas.
teman baik kita ternyata suka menggosip negatif tentang kita.
orang tua yang sangat baik itu koruptor.
pacar sendiri mengganggu profesionalitas kita.

'hal' yang sulit biasanya bukan tentang mengetahui benar salah,
tapi pada bagaimana mengkomunikasikan hal tersebut.

sama seperti memotong tangan anak kesayangan karena mencuri.

disinilah inti sebuah kepastian.
hanya ada satu hukum tertinggi diantara dua 'hal'
apakah persahabatan atau kerja ?
apakah cinta atau sikap profesional ?
apakah persahabatan atau kerjasama tim ?

dalam dunia ini ada 'hati' yang menciptakan dan mempengaruhi suasana

Sabtu, 28 Agustus 2010

Penuhkan jiwa dengan Ikhlas & Dzikir

apa yang kita sering lihat rasa dengar maka itulah kita adanya. menonton televisi berjam-jam menjadikan kita mahluk sinetron atau berita atau penggila bola. bercerita dan gosip berjam-jam menjadikan kita orang-orang yang mengeluh dengan kondisi diri dan memuji orang-orang kaya sebagai orang-orang bahagia.

tidak banyak yang tahu bahwa kebiasaan ikhlas menerima apa adanya menjadikan kita mahluk paling bahagia dibumi. ketika rasa iri telah hilang maka yang ada didunia hanya bahagia. ketika keinginan menjadi terkenal telah sirna maka yang ada adalah menjalankan amanat kehidupan untuk memberi contoh tentang kebaikan. seperti petani di pegunungan yang sepi ikhlas dengan tanamannya. seperti tukang ojek yang tak pernah mengeluh dengan hasil kerjanya. seperti pegawai negeri yang ikhlas bekerja meski meja kiri kanan telah bermain-main dengan fee proyek. seperti ibu yang ikhlas mengatur berapapun pendapatan suami. setiap manusia diminta membuat rencana hidupnya, dan diminta ikhlas atas hasil usahanya. ikhlas menjalani peran khas kita dan menerima apapun karunia Tuhan benar-benar membahagiakan. tidak banyak yang tahu, bahkan para ahli agama sekalipun.

tidak banyak yang tahu bahwa selalu merasa dekat dengan Tuhan dan beribadah pada NYA menjadikan kita menjadi mahluk paling bahagia di akhirat. Tuhan hadir dalam perasaan dan ilmu. Tuhan bukan hanya apa yang dirasakan dan diinginkan. Tuhan tidak bisa dibeli dengan segunung ceramah atau segudang kebaikan lahiriyah. Sebagian besar yang dijamin surga NYA bukanlah orang kaya. Juga bukan pemimpin masyarakat. Tapi yang dalam jiwa dan aplikasi raganya sebagian besar diisi dengan kedekatan dengan Tuhan dan kepatuhan pada perintah NYA. dengan dekat dan ilmu. tidak banyak yang tahu, bahkan bagi para orang kaya yang senang sedekah sekalipun.

Ikhlas dalam kehidupan YANG BERPADU dengan kedekatan dan ibadah pada Tuhan benar-benar menjadikan kita mahluk yang paling bahagia dibumi dan paling bahagia di masa usai kematian.

Jumat, 27 Agustus 2010

JiwA dan KebijaksanaaN

jiwa terpancar dari kata dan gerak
kedalaman jiwa adalah rahasia diri dan Maha Kuasa
kebijakan hadir dari jiwa yang terasah
semakin dalam, semakin tenang, semakin membahagiakan