Senin, 06 Desember 2010

menikmati

yang paling membahagiakan hati adalah MENIKMATI...
menikmati kesehatan, kemakmuran, kemiskinan, kesakitan, dan apapun.
seorang nabi menikmati penderitaan sakit fisiknya dengan mengatakan "Tuhan, jika kesembuhan menghalangiku untuk dekat dengan MU maka biarkanlah sakit ini menderaku".
seorang kekasih mengatakan rela bunuh diri demi pujaan hati, maka ia menikmati hal itu.

semakin lama kita menikmati sesuatu maka itulah kebahagiaan tertinggi. namun yang tertinggi dari yang tertinggi adalah ketika mengetahui bahwa kenikmatan yang paling panjang nanti akan didapat dari kenikmatan hari ini.

kenikmatan sembahyang dan beramal jariyah berujung pada kenikmatan surga yang panjang.
kenikmatan berolahraga dan menikmati pagi berujung pada kebugaran sampai hari tua nanti.
kenikmatan bekerja sesuai minat berujung pada kesejahteraan finansial yang juga nikmat.

ikhlas adalah inti kenikmatan. ikhlas mengalahkan rendah diri dan iri dengki. ikhlas memfokuskan hati pada sesuatu. semakin kita ikhlas dalam melakukan sesuatu maka kenikmatan semakin terasa panjang dan lama.

Sabtu, 04 Desember 2010

sebagian besar HATI

jika kita bertanya pada ingatan hati kita, apa yang paling banyak dirasakan ?
hal itulah yang akan menjelaskan apakah kita bahagia, senang, gembira, bersemangat, merasa berguna. atau hal itu yang menjelaskan apakah kita masih sedih, putus asa, salah tujuan, marah, stres...

jika dominansi hati kita pada cinta untuk si dia, maka aktivitas keseharian kita akan berkaitan dengan 'si dia'. melamun dalam bekerja, lebih banyak sms dan fesbuk-an dengan si dia, beli oleh-oleh dan hadian untuk si dia, dan melupakan jadwal olahraga demi menemui dia.

jika sebagian besar hati kita pada pelestarian alam, maka pepohonan menjadi teman kita, kemarahan hadir ketika chainsaw merusak habitat satwa lindung kita, dan rapat demi rapat yang melelahkan kita lalui dengan gembira meski kurang mandi.

jika sebagian besar hati kita untuk sembahyang maka yang kita tunggu adalah waktu sholat. tivi dan radio harus mati ketika adzan datang memanggil. kita marah pada kemalasan sholat dan dzikir. waktu kerja kita diatur berdasar waktu sholat.

apa yang diinginkan Tuhan tentang HATI KITA ?
"Sesungunya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku, hanya untuk Tuhan semesta alam". Tuhan menginginkan keseimbangan antara ritual sembahyang, ibadah non ritual sembahyang, aktivitas kehidupan, dan mati nya manusia untuk berbalut keikhlasan pada NYA. bukan pada balutan harga diri, nama baik dimasyarakat, kemakmuran dunia dan kesenangan diri. Tuhan ingin hati kita menggerakkan raga untuk melaksanakan "Keseimbangan dalam pelukan NYA".

Rabu, 01 Desember 2010

sedikit dan berarti (2)

enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
ketika kebutuhan, keinginan, dan hal-hal berbau aksesoris kehidupan tidak membuat pikiran dan tubuh bekerja selalu lebih banyak dan lebih banyak lagi.
bukan bermaksud untuk menjadi malas, namun keinginan tidak akan ada habisnya jika dituruti. tak ada batasnya hingga kita menyesal telah mengejarnya seolah tanpa henti. MANAJEMEN HATI lah yang mampu memperbaikinya.

enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
ketika hanya TUHAN yang menjadi tujuan.
ketika perbaikan 'MENUJU TUHAN' secara perlahan menjadi plihan aktivitas.
ketika konsistensi akan kebaikan 'MENUJU TUHAN' menjadi pilihan, apalagi kebaikan itu dilakukan sesuai minat.

enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
dengan melatih hati untuk sederhana dan bermakna. sederhana dalam keinginan. bermakna dalam aktivitas.

Senin, 29 November 2010

harusnya...

harusnya aku bisa lebih santai, ini hanya masalah pekerjaan.
harusnya aku tidak stres, ini cuma tentang manusia.
harusnya aku tidak memprioritaskan hal itu, itu bukanlah yang utama dalam hidup.
...

ketika kita mengetahui prioritas hati kita maka tak ada yang menyedihkan daripada prioritas itu. kehadiran sesuatu yang bisa menggembirakan dan menyedihkan selama itu bukan prioritas hidup kita sebaiknya tak perlu mendapatkan lebih banyak perhatian.

HATI
orang kaya miskin tua muda lelaki perempuan memiliki hal paling prioritas (bahkan dari segi waktu) yang jelas-jelas terlupakan, yaitu HATI/PERASAAN.
bukan banyak harta yang penting, tapi rasa yang timbul karena memiliki harta. kekasih yang cantik bukanlah hal penting, melainkan hati yang senang karena hal itu. jika hal-hal duniawi itu kita "biasakan" untuk mengarah ke TUHAN, maka hal itulah yang akan menggembirakan selamanya. benar-benar selamanya.

uang banyak bisa membuat senang, tapi ketidaksyukuran menyebabkan keinginan untuk punya lebih banyak uang lagi yang berakibat pada penyakit jantung, kegemukan dan stres.

uang sedikit bisa membuat stres, juga karena ketiadaan syukur dan tak memiliki ilmu pengelolaan uang yang baik.

hati yang "hanya" ikhlas ke tuhan ditambah ilmu pengelolaan hidup menyebabkan kita senang setiap saat. karena apapun yang dikerjakan "atas nama tuhan, secara sangat tulus" adalah kebaikan. dan apapun yang tidak berilmu akan menambah sulit keadaan.

HARUSNYA...

Sabtu, 27 November 2010

latihan ikhlas

satu hal yang saya yakini didunia ini adalah "semua bisa berubah menjadi nyaman dengan cara membiasakan".

artikel tentang IKHLAS membuat saya berpikir begitu sulitnya menjadi ikhlas karena tuhan. tadi malam, dalam coret-coretan saya, saya menyimpulkan bahwa ada tiga indikator utama seseorang bisa disebut ikhlas: pertama, fokus pada hati yang ikhlas. setiap detik nafas, perkataan, gerak badan, hingga perbuatan apapun perlu dilatih untuk selalu dan selalu ikhlas. melatihnya hadir dalam hati sepertinya paling tepat jika dilakukan dengan cara selalu mengingat dan merasakan. mengingat dan merasakan hingga menjadi kebiasaan yang tak perlu dipikirkan lagi. berdzikir secara pelan sambil menghayati arti dari kata-kata dzikir sepertinya mampu meningkatkan keikhlasan. saya jadi ingat lagu kesukaan saya yang berjudul "Bismillah". terima kasih opick.

kedua, tenang. keikhlasan pada semua kehendak tuhan dan bahwasanya tak ada yang penting selain 'menuju tuhan' harusnya mampu membuat kita tidak terburu-buru memburu kejayaan dunia. bersikap santai bukanlah jalan 'menuju tuhan', namun bersikap terburu-buru, sibuk, gelisah, marah, stres dan sejenisnya juga bukan sikap 'menuju tuhan'. bersyukur meskipun mendapat musih. ketenangan yang baik biasanya ditandapi dengan bersyukur. bersyukur meskipun dipecat. bersyukur tidak marah marah karena permasalahan pekerjaan. bersyukur tanpa dendam. bersyukur yang benar-benar dari hati atas baik dan buruknya kondisi kehidupan.

ketiga, terencana. orang yang ikhlas sebaiknya mengutamakan waktu sholat sebagai dasar perencanaan harian. orang yang ikhlas baiknya membuat perencanaan ibadah yang berupa kerja secara nyaman. ketergesaan pada pekerjaan dan makan bisa menyebabkan ketidaknyamanan ketika sholat, dan itu bisa mengganggu keihlasan untuk 'mengutamakan tuhan' diatas segalanya.

berlatih ikhlas karena tuhan tidak harus langsung sempurna, karena tuhan menyukai hal-hal yang lebih baik secara perlahan-lahan dan menjadi kebiasaan.

Rabu, 24 November 2010

sedikit dan berarti SAMA DENGAN bahagia

aku selalu ingat kata-kata Sidharta Gautama: keinginan-keinginan dalam diri manusialah yang membuat hidupnya tidak bahagia...

dan perjalanan waktu mengajakku untuk lebih menyederhanakan keinginan. semua ternyata hanya tentang HATI / PERASAAN / KEINGINAN / HARAPAN atau apapun yang hadir tanpa wujud dihati.

kemudian aku melihat nasehat dari Qur'an yang suci. tentang hidup sederhana, mengutamakan dunia setelah kematian, banyak memberi amal jariyah, dan lainnya.

hidup adalah tentang perasaan. benar-benar tentang perasaan. manusia yang terbiasa puasa akan santai perasaannya tentang 'lapar'. orang yang tidak punya banyak keinginan tidak akan iri dengan para pengguna mobil atau pemilik rumah beton.

aku sederhana dengan rasaku, yang kuinginin hanya keindahan, tuhan, dan ketenangan.
aku sederhana dengan harta, yang kuingin hanya motor indah, kamera tele, laptop, dan rumah sederhana cantik teduh.
aku sederhana dengan pergaulan, yang kuingin hanya menjadi pendengar yang tidak bete dan berbicara yang ramah dan tetap idealis.
aku sederhana dengan hari tua, yang kuingin cuma kebebasan finansial yang sesuai kebutuhan sederhanaku serta naik haji sekeluarga.
aku sederhana dengan amalku, yang kuingin hanya menghijaukan dan memberi artikel dan obrolan media tentang gaya hidup.
aku hanya ingin sederhana, berarti, cukup...

Minggu, 21 November 2010

tuhan, aku belum sampai padamu

masalah itu menghantuiku. membuat mual perutku, sakit kepalaku, dan tidak nyaman gerakku.

masalah itu menghantuiku. mengganggu pekerjaanku, hubungan sosialku, dan yang paling penting... ia telah mengambil tuhan dariku.

... maafkan aku tuhan, aku belum sampai padamu. urusanku mengalahkan kecintaanku pada mu. kegundahanku menjauhkanku dari mu. sakit kepalaku menyulitkanku mendekatmu.

... maafkan aku tuhan, engkau harusnya dekat denganku, lebih dekat dari urat nadiku, lebih dekat dari sakit kepala dan hatiku, lebih dekat dari apapun yang kumiliki.

... maafkan aku tuhan, aku belum sampai padamu...

Jumat, 19 November 2010

PERJALANAN JIWA

perjalanan jiwa pastilah pengulangan dari yang kemarin, kemarin lusa, kemarin dulu, hingga jauh hari kemarin.
perjalanan jiwa adalah menuju dan menjalani bahagia. bila kita telah mencapainya maka teruslah berjalan tanpa khawatir, dan bersyukurlah. karena dengan bersyukur maka tak akan habis tuhan memberi bahagia.

perjalanan jiwa ku diawali dengan MEMBIASAKAN HATI UNTUK IKHLAS. berterima kasih atas apapun yang diberi tuhan, melupakan iri dan cemburu atas harta benda dan senyum tawa orang lain, serta mempertahankan rasa ikhlas tersebut selama mungkin disertai terima kasih dan pujian bagi tuhan. kuberikan zikir, kulaksanakan sholat, kucintai tempat-tempat beribadah pada nya. keikhlasan membuat tuhan menjadi yang utama. keikhlasan membuat gerak badan dan waktu menjadi nyaman. tidak ada ketergesaan karena semua berjalan tenang n nyaman.

perjalanan jiwaku berikutnya adalah mengasah raga agar tetap bugar. jika raga bugar maka jiwa lebih mudah untuk bahagia. dengan raga yang bugar maka bahagia akan terasa lebih lama dan lebih lagi. setiap hari kuwajibkan olahraga terbaik, peregangan dan pernafasan.

perjalanan jiwaku berikutnya adalah beramal melalui sesuatu yang kusuka. setiap hari aku menanam, menghijaukan. kuharap ada oksigen bersih dimana-mana. kuharap ada naungan dari terik mentari. kuharap ada kesejukan yang menghiasi setiap ruang aktivitas manusia.

perjalanan jiwaku yang berikutnya adalah bekerja. untuk hidup, untuk keluarga, untuk generasi berikunya.

tak kubiarkan salah satu menghalangi yang lain. kuseimbangkan, kupenuhi dengan semangat dalam kesederhanaan.

Selasa, 16 November 2010

Selasa, 09 November 2010

terima kasih pagi

kutarik nafas panjang
kupandang suasana yang mulai terang
kurasakan semilir dingin sesekali menghampiri
dan lalu lalang binatang pulang dan datang
lalu kuucap: terima kasih pagi

Sabtu, 06 November 2010

insyaallah normal

kembali ke keseharian yang normal adalah sebuah kelegaan setelah mengalami hari atau minggu yang berguncang. kenormalan yang baik adalah ketika kita berangsur-angsur normal, kita berupaya untuk menuju normal, dan kita memiliki hikmah agar kenormalan tersebut menjadi lebih baik.

masalah yang menimpa siapa saja pasti akan berlalu, seperti janji tuhan bahwa roda pasti berputar, baik dan buruk silih berganti, senang dan susah tak kenal henti, tantangan dan pujian akan silih berganti menghampiri. kita akan kembali normal setelah menemui masalah. kita pun akan kembali normal setelah mendapat kesenangan.

namun hukum 'kenormalan alami' itu tidak bisa kita raih jika kita hanya berdiam diri. kita harus mengupayakan untuk kembali normal. kita berupaya mengembalikan jadwal yang sempat berantakan, mengatur perasaan tuk kembali lebih normal, mengatur denyut nadi dan nafas agar normal. kita yang harus berusaha karena hukum alam itu memerlukan usaha.

dan sebaik-baik manusia yang menuju normal adalah yang mampu mengambil hikmah dari kenormalan yang dituju. setelah masalah berakhir kita menjadi mampu mengintrospeksi diri agar terjadi perbaikan dalam diri yang mungkin 'terkait dengan penyebab masalah' (misal: si pemarah akan mendapat masalah meskipun tidak salah). selain melakukan introspeksi kekurangan diri lakukanlah juga pemeriksaan hal-hal baik yang ternyata kita miliki dan hargailah hal itu untuk kemajuan diri (misal: ternyata kita baru sadar bahwa kita perlu mengembangkan sikap idealis yang kita miliki kepada banyak orang dengan cara yang santun).

menyadari hukum alam, berupaya menjalani hukum, dan mengambil hikmah tuk kemajuan berikutnya... smoga insyaallah normal.

Rabu, 03 November 2010

(semoga) kembali normal

beberapa hari kemarin hingga hari ini sebenarnya hidupku agak tidak normal. ada sesuatu yang mengancam fisik, mengancam persahabatan, mengancam pekerjaan, dan mengancam kekeluargaan.

segala permasalahan itu sangat menganggu aktivitas harian yang kulakukan, hingga untuk urusan yang tertinggi pun (ibadah) menjadi terganggu.

kucoba bangkit dari dalam. membuat motivasi dari diri sendiri, meminta motivasi dari orang lain, menekan masalah dengan menggosip dan cari kesenangan lain, hingga hal-hal yang berbau 'agak balas dendam' biar terjadi keadilan ancaman.

akhirnya kutemukan hal-hal yang lebih baik. semua ada hikmahnya, maknanya, nilai baiknya. berat badanku menjadi lebih ideal tanpa harus diet n olahraga, emosi marahku agak terkendali dan diganti dengan emosi yang santai, memahami bahwa ada saatnya mengalah lebih baik daripada melawan. aku juga memiliki peluang mengganti pekerjaan menuju yang kuinginkan tanpa merasa bersalah pada pekerjaan sebelumnya, hingga perasaan kepasrahan yang lebih tinggi pada Tuhan disemua aspek nafasku.

yang sekarang perlu kulakukan dengan baik adalah kembali ke irama normal hidupku. mencoba dan mencoba. untuk selalu lebih baik. dari keterpurukan apapun.

Selasa, 02 November 2010

belajar sesuatu

saya belajar tentang sesuatu
bahwa tidak ada yang terlalu menakutkan meski ancaman dan sebilah parang telah terhunus
sama seperti tiada yang terlalu mudah dan digampangkan karena sistem keamanan tidak selalu mulus melindungi

saya belajar sesuatu di kantor polisi
bahwa tidak ada sesuatu yang paling meyakinkan
bahwa tidak ada yang sanggup mengambil nyawa kita jika memang belum saatnya

saya belajar sesuatu dari teman teman
bahwa ada kalanya seseorang yang diam menjadi sangat beringas
dan ada kalanya seseorang yang kecil berhasil melawan dengan segenap caranya

saya belajar sesuatu bahwa Tuhan punya rencana atas semua ini
memberi pelajaran tentang rendah hati, setinggi apapun kita
memberi pelajaran bahwa hanya kepada NYA kita diminta menyembah dan meminta perlindungan
Tuhan tahu kita punya kelemahan
Tuhan tahu kita perlu perlindungan NYA
dan Tuhan tahu bahwa kita tetap harus berusaha dan meminta tolong pada NYA, kemudian bersikap tenang, karena itulah yang seharusnya.

Senin, 01 November 2010

kembali semangat

semangat oh semangat. akhirnya kau kembali.
tuk jalani hari ini.
untuk menetapkan hari hariku berikutnya.

kupastikan lakukan rutinitasku yang bermanfaat. menulis motivasi, menanam 1 pohon, sembahyang di masjid, serta berolahraga di alam terbuka.

kulakukan kebiasaan baik yang selalu ingin ku lakukan. rasa ikhlas dan berterima kasih, mengatur waktu dengan nyaman, berpenampilan traveling, bicara yang ramah kepada sesama, hingga menjaga kebugaran dan body atletis.

akulah motivator gaya hidup, meski apapun yang kukerjakan.
semangat adalah bagian hidupku, meski ancaman dan kelesuan datang menghantam.
aku kembali semangat... semangat kembali...

Kamis, 28 Oktober 2010

perbanyak fokus ke tujuan

sering kita lepas dari tujuan, terutama bila tujuan itu benar-benar masih dalam angan. seperti pekerjaan yang kulakukan saat ini. jelas ini bukan pekerjaan yang kuinginkan, meskipun begitu profesionalisme dan prestasi tetap kuutamakan. tak ada yang menganggap pekerjaanku jelek atau standar, semua mengatakan lebih, kecuali orang-orang yang iri.

diluar pekerjaan, kubangun bayangan tentang pekerjaan idealku, yaitu melakukan bisnis yang berhubungan dengan gaya hidup. aku ingin punya toko tanaman hias atau toko binatang hias atau toko alat pancing atau apapun yang menyangkut gaya hidup yang baik.

meskipun belum bisa kupenuhi secara fisik, namun bayangan tentang hal itu terus dan terus kuperkuat, dengan afirmasi / membayangkan. terus dan terus.

dalam perjalanannya, tantangan dan kegembiraan akan pekerjaan sekarang sering merasuk ke pikiran hingga malam tiba. kenangan atau pikiran itu mengganggu perasaan, terutama jika menyangkut permasalahan yang muncul dalam pekerjaan.

hal-hal yang sebenarnya penting sering dikalahkan oleh hal-hal kecil yang 'agak penting bagi emosi'. hal ini jelas-jelas tidak bagus.

aku harus perbanyak fokus ke tujuan. fokus ke tujuan. fokus ke tujuan. membangun bayangan yang lebih kuat, lebih kuat, lebih kuat.
aku harus perbanyak fokus ke tujuan. agar kelemahan tertutupi, meskipun tidak bisa hilang. 'menghilangkan kelemahan' lebih baik dilakukan dengan cara memperbanyak kekuatan daripada mencoba mengikis kelemahan itu sendiri. cara terbaik mengatasi ngantuk dipagi hari bukan dengan cara minum kopi saat pagi tetapi dengan tidur sebelum tengah malam. mengurangi amarah bukan dengan latihan menahan marah tapi memperbanyak tertawa atau aktivitas lain yang tidak membuat marah.

perbanyak fokus ke tujuan ! semoga bisa dan bisa kulakukan. sebagai motivator gaya hidup. bicara tentang keindahan, manajemen waktu yang nyaman, kebugaran tubuh, vegetarian dan teknik berbicara, menata hati, hingga memadupadankan pakaian. perbanyak fokus ke tujuan ! tentang binatang dan tanaman hias. tentang hobi dan istirahat. tentang kualitas individu.

Rabu, 27 Oktober 2010

membangun semangat kembali

saya termasuk orang yang disiplin dan konsisten, juga idealis.
apa yang menjadi keinginan dan pendapat saya sangat mungkin untuk berbeda dengan orang lain, dan 'mereka' biasanya tahu. jika tujuan kita sama maka perbedaan cara mungkin bisa ditoleransi. namun jika tujuan kita berbeda... baiknya pisah saja.

tujuan saya adalah memotivasi gaya hidup.
hati saya selalu berterima kasih pada tuhan dan ikhlas pada apapun yang terjadi dalam hidup. selalu memanajemen waktu dengan tenang dan terencana. selalu berpenampilan indah tentang alam dan menikmati hidup. selalu menjaga kebugaran dan body yang berotot. selalu berusaha ramah pada setiap orang.
aktivitas wajib saya setiap hari adalah untuk sembahyang di masjid, olahraga dialam terbuka, menanam satu pohon, dan memberikan satu artikel motivasi.

saya tahu, pasti ada saat dimana semua tak berjalan lancar. karena itu saya tidak berpikir secara 'harian', tetapi saya berpikir secara 'mingguan'. jika secara umum lancar, maka lancarlah identitas saya.

dan jika pada pagi hari acara saya tidak lancar, maka saya akan diam sejenak, mengatur kembali jadwal saya yang memang saya buat 'nyaman' (tidak tergesa, tidak padat), kemudian saya melangkah lagi dengan harapan kegiatan harian wajib saya tetap terpenuhi... karena itulah identitas saya... itulah saya.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Kan kutambah kecintaanku pada MU

Tuhan, aku tahu aku sedang mengalami kegembiraan
Ketika dukungan datang dari balik tantangan yang besar menerpa

Aku tahu tak ada yang kekal, sedih dan gembira silih berganti
Tangis dan tawa adalah bumbu dunia

Maafkan aku tuhan… maafkan aku…
Meskipun kegembiraan itu kusyukuri, namun telah mengganggu kecintaanku pada MU
Menganggu sholatku, menganggu doa-doa cintaku, menyita pikiranku
ENGKAU lebih besar dari apapun, dari apapun
Bahkan lebih besar dari kegembiraan dunia yang paling besar

Tuhan, kan kutambah, dan kutambah, kecintaanku pada MU… aku berjanji

Jumat, 22 Oktober 2010

menarik nafas... tuhan... dan senyum

ada kalanya kita di hinggapi kejenuhan
sering berbagai masalah menghantui bangun pagi atau sebelum lelapnya tidur
tak jarang kesibukan melupakan hal-hal penting lainnya

kita butuh sering berhenti
kemudian menarik nafas panjang
sambil mengingat kebesaran NYA, keagungan NYa, cinta NYA
hingga kita bisa tersenyum dan mengucap terima kasih tuhan
lalu kembali beraktivitas dalam ridho NYA

tuhan, tak ada yang lebih penting dari cinta MU
bahkan guru-guru ku menyebut: KAU dan aku saja lebih dari cukup didunia ini !

Kamis, 21 Oktober 2010

lebih banyak... lebih banyak...

ketika bangun shubuh pikiranku dikejutkan oleh sisa sisa aktivitas kemarin. betapa mengganggu saat sholat. sesaat khusyu sesaat muncul pikiran kemarin.

alhamdulillah aku menyadarinya, meski sempat menimbulkan emosi negatif.

ketika berolahraga usai sholat shubuh pikiran itu muncul. mengganggu gerakan senam dan jalan cepat. memperkeras bahu dan leher, serta agak mengganggu pernafasan.

alhamdulillah aku menyadarinya, meski sempat menimbulkan emosi negatif.

kutahu solusinya bukan dengan berusaha mengurangi hal negatif itu, tetapi dengan meningkatkan hal-hal positif yang secara langsung atau tidak langsung mempu mendesak emosi negatif untuk mengecil dan menghilang.
akan kutingkatkan rasa syukur, rasa syukur, rasa syukur... yang sebenar-benarnya.
akan diperbanyak terima kasih dan terima kasih, bahkan atas hal negatif yang datang.
syukur dan terima kasih... lebih banyak... lebih banyak.

alhamdulillah... terima kasih tuhan... terima kasih... atas segalanya...

Rabu, 20 Oktober 2010

Menghindari kerusakan lebih baik daripada memberikan kebenaran

Kemarin aku dihadapkan pada pilihan yang sulit.

Sebagai ketua kelompok aku harus memimpin pertanggungjawaban atas pemeriksaan yang dilakukan oleh atasan kami. Anggota kelompokku juga menginginkan aku hadir, karena jika aku tidak hadir mereka mengancam akan tidak hadir juga mengingat ketakukan mereka atas hasil pemeriksaan itu.

Sebagai pribadi, aku tidak pernah takut dicaci maki atau dijelekkan atas hasil pemeriksaan itu. Aku tidak pernah khawatir tentang kekurangan-kekurangan yang terjadi. Aku juga tidak pernah khawatir jika dipecat atau dipindahkan (dipecat secara halus) atas nilai negatif yang mungkin ada.

Namun yang menjadi kekhawatiranku adalah aku tidak bisa menahan emosiku jika menyangkut hal yang kuanggap prinsip. Aku juga khawatir jika aku terpancing untuk membalas dendam atas ketersinggunganku atau kelompokku. Aku khawatir jika balas dendam itu terjadi akan menimbulkan stres bagi beberapa pihak.

Akhirnya aku memilih untuk tidak datang. Aku tidak khawatir dengan pandangan orang. Aku memohon anggotaku untuk hadir, dan aku menjelaskan alasannya.

Aku harus memilih yang terbaik bagiku; mengamankan target mengurangi emosiku … daripada mengedepankan egoisme pribadi dan kelompok atas nama keadilan atau apapun namanya.

Senin, 18 Oktober 2010

lebih konsisten... lebih konsisten...

esok adalah hari yang awalnya kurang kusukai. dihari itu akan ada kegiatan yang biasanya membangkitkan emosiku yang berawal dari perbedaan pandangan dasar tentang pekerjaan kami.

ketika kukatakan pada teman baikku tentang undangan esok hari, ia menasehatiku untuk datang dan tetap tenang. jangan emosi, jangan tidak datang, karena bisa menimbulkan opini yang lebih buruk lagi dari 'mereka'.

aku diam, aku menarik nafas dalam, aku merenung...
penasehat psikologismu mengatakan bahwa masalah apapun ada didalam diri, bukan di luar.
penasehat spiritualku mensitir ayat kitab suci: ...orang-orang yang mengatakan kebenaran, dan orang-orang yang bersabar (setelah menyatakan itu).
visi hidupku menyatakan akan menjadi pribadi yang lebih ikhlas, tenang dan bersyukur.

ya... lalu kuperkuat dzikirku. ku perbanyak 'ingat tuhan' ku. kupenuhi diriku dengan kalimat yang tepat: tak ada yang lebih penting dari kecintaan pada tuhan.

ya... ini hanya pekerjaan. ini hanya urusan dunia.

aku harus lebih konsisten... lebih konsisten... untuk menghadirkan tuhan diaktivitasku. karena tak ada yang berat ketika tuhan hadir. dan hanya kepadanya kita menyembah dan meminta tolong.

terima kasih... terima kasih...

Sabtu, 16 Oktober 2010

tuhan, sang penguasa hati

luar biasa luar biasa luar biasa... alhamdulillah !

ENGKAU tuhan, sang penguasa hati.
betapa ingin kubuang emosi itu, dia tetap ada.
betapa ku tahu keburukan emosi itu, dia tetap melekat.
betapa ku mengerti hal itu sebenarnya tidak penting, dia tak bisa hilang.

jika akhirnya kuakhiri kebersamaan ini, tak ada yang kecewa.
namun emosinya, prosesnya, seperti tak bisa kuhilangkan.
apakah aku terlalu serius dengan semua ini ?

tuhan, ENGKAU penguasa hati...benar-benar penguasa hati.
aku tahu aku mengerti dan aku punya solusi... tapi KAU yang mengizinkan aku melewatinya.
hebat... maha kuasa ENGKAU yang tuhan, sang penguasa hati.
aku merasa benar telah meminta pertolongan pada MU.
aku tahu dengan KAU semua tak ada yang istimewa.

dan aku sadar tugasku hanya minta KAU tolong.
karena ENGKAU lah yang memutuskan.
aku hanya harus menyembah, minta tolong, dan alhamdulillah atas apapun yang KAU putuskan.

Jumat, 15 Oktober 2010

lebih prioritas... lebih prioritas

dalam hidup kita perlu memilih
memilih untuk tujuan tertentu
dan yang sama pentingnya adalah mengetahui resiko dari pilihan itu.

ketika aku memilih tuhan untuk dinomor satukan
maka televisi kusedikitkan
hiburan kusedikitkan
prioritas hati kuperbanyak untuk menuju tuhan
prioritas kebendaan kuperbanyak hanya yang untuk tuhan
prioritas kegiatan juga kuperbanyak untuk menuju tuhan

ketika aku berkata akan pelan-pelan menuju tuhan
kupastikan semua berjalan pelan-pelan
karena kutahu jika langsung melakukan perubahan maka cepat pula dapat hancur
kebiasaan lebih baik daripada langsung berubah
kebiasaan sholat lebih baik daripada langsung sholat seribu rakaat
kebiasaan menghadirkan tuhan dalam hati lebih baik daripada langsung menghadirkan seribu dzikir

prioritas harus dibangun... pelan dan pasti
prioritas yang baik adalah kebiasaan
sumbangan besar tak bisa mengalahkan sumbangan kecil yang terus menerus
naik haji seribu kali tak bisa mengalahkan hati yang tulus untuk naik haji
karena tuhan tak melihat binatang kurbanmu, tapi hatimu
karena tuhan lebih menyukai kebiasaan baikmu, bukan sedekahmu ketika mampu

prioritaslah pada kebiasaan
pada kebiasaan baik
kebiasaan baik yang menuju tuhan

Rabu, 13 Oktober 2010

alhamdulillah telat bangun

aku teringat cerita tentang seseorang yang selalu dan selalu bersyukur dalam arti yang sebenarnya.
saat orang-orang mengasihani kemiskinannya dia mengatakan alhamdulillah.
saat orang-orang memujinya karena telah menjadi makmur dia mengatakan alhamdulillah.
saat anaknya patah kaki akibat menggembala ternak dia mengatakan alhamdulillah.
saat anaknya yang patah kaki tidak diambil paksa untuk wajib militer dia mengatakan alhamdulillah.

bersyukur tiap saat tiap hari sangat sangat baik.
cobaan dan kebaikan menjadi terasa ringan bila selalu diiringi syukur.
tak cuma ketika mendapat gaji kita bersyukur.
tak cuma ketika naik pangkat kita bersyukur.
saat panen tak menguntungkan pun kita perlu bersyukur.
saat mendapat musibah kecelakaan atau kehilangan pun kita semestinya bersyukur.

karena semua yang duniawi adalah milik tuhan.
dan Tuhan pun mengatakan: hanya jika engkau bersyukur (atas apapun), maka akan KU tambah nikmat pada mu.

tetaplah berencana, tetaplah bergerak, tak perlu terburu-buru, tak perlu nafsu yang menghalangi kebaikan, tak perlu marah-marah atas urusan pribadi, tak perlu khawatir dengan hasil akhir.

tetaplah bergerak, berikhtiar. dan bersyukur. meski pun kau telah bangun sholat shubuh. karena Tuhan tahu... karena Tuhan tahu... apa yang ada dihatimu.

Senin, 11 Oktober 2010

sedikit dan berarti

kemarin saya melihat seorang biksu jogging bersama umatnya. dan saya teringat sesuatu...

ia adalah sosok sederhana, dengan pakaian sederhana, hampir tanpa alas kaki, dan mungkin tak memiliki harta benda yang cukup.
namun hal itu sebenarnya sepadan dengan gaya hidupnya. ia tak memiliki keturunan tuk dijamin kehidupannya. ia sudah memiliki tempat tinggal dibiaranya dan hampir tak mungkin terganggu oleh penggusuran. ia pun diberi makan seadanya di biaranya dan sesuai pula dengan gaya hidupnya yang vegetarian dan tidak banyak makan.

mungkin, tak ada yang dikuatirkannya kecuali berdoa dan berbuat bagi umat. ia fokus, ia sedikit, ia berarti.

itulah kebahagiaan sejati...
ketika kebutuhan tak lebih besar daripada pendapatan.
ketika keinginan tak lebih besar dari fokus tujuan hidup.
ketika kepentingan pribadi tak lebih besar daripada 'hidup yang berarti'.

sering kita merasa miskin padahal kebaikan kita jauh lebih baik dari orang kaya.
sering kita merasa iri padahal kebaikan tuhan yang disyukuri jelas-jelas lebih baik dari segunung pujian manusa.

kita tidak perlu banyak.
jika punya banyak kita tak perlu berpikir banyak.
kita perlu sedikit... dan berarti.

Minggu, 10 Oktober 2010

momen

pagi ini, usai berolahraga pagi, aku keliling seperempat kota. melihat kanan dan kiri jalanan. didepan beberapa gang terlihat janur kuning. dibeberapa masjid ada tarub, juga di beberapa samping dan depan rumah, apalagi di gedung pertemuan.

banyak sekali yang mau ber acara hari ini... ya, hari ini tanggal 10 bulan 10 tahun 10. sebuah waktu yang sangat tepat untuk melakukan sesuatu yang tak terlupakan.

inilah momen, sebuah waktu yang menandakan sesuatu yang khusus. ada momen kemerdekaan, momen tahun baru, momen nikah saat gerhana bulan, dan banyak lagi momen, termasuk momen 10 10 10.

manusia yang menikmati momen sungguh bahagia. aku senang menyaksikan momen pameran di kotaku. aku ingin setiap momen lebaran pulang kampung. ingin ke bali setiap tahun baru. dan banyak lagi.

momen tidak harus mahal, benar-benar tidak harus mahal. aku membuat pertemuan dengan organisasiku di lokalisasi atau pinggir danau, hanya supaya ada momen, ada sesuatu yang diingat. entah itu waktu yang spesial atau tempat yang spesial atau melakukan sesuatu di acara yang spesial.

momen menggembirakan hati, memperkaya memori.

aku baru saja menghadiri selamatan pindah rumah, dan pemiliknya agak kaget ketika kubilang bahwa hari selamatan ini spesial karena 10 10 10. dua jam lagi aku bersama-sama juga akan melaksanakan penghijauan di sebuah waduk buatan. karena ini momen.

menulis di sore hari di pinggir sungai adalah momen. bersepeda tengah malam adalah momen. minum teh hangat ala jepang bersama tamu juga adalah momen.
milikilah momen... sebanyak kita bisa.

Rabu, 06 Oktober 2010

harus KEMBALI

malam semakin larut saat diskusi itu terjadi.
kami berbincang tentang membantu sesama.
membicarakan tantangan dan solusi-solusi.
menguatkan motivasi untuk kembali pada nurani.
membahas hal-hal ideal bagi idealisme yang luhur.
hingga larut malam dan sholat isya terbuang. kami adalah pejuang melawan kemiskinan.
dan kami pulang dengan tekad yang lebih kuat, untuk tak henti berjuang.

esok pagi, ketika hari telah terang, saya terbangun.
teringat kembali percakapan yang positif itu.
membangun sinergi antar pribadi yang unik, untuk maju bersama.
saya teringat, otak saya bekerja.

terpikir dan terpikir... hingga waktu menyadarkan saya.
maafkan daku Tuhan...
kubiarkan isya ku lenyap tuk menghadapmu.
engkau jauh dan tak ada bandingnya daripada sekadar membantu orang miskin.
engkau yang menjadikan kaya miskin idealis dan oportunis.
engkau lebih dari semua kehidupan. dan harusnya aku mendahulukanmu, sebelum berangkat dikusi, sebelum hal-hal (yang sebenarnya tidak lebih penting itu) itu kulakukan. manajemen prioritasku belum benar.

maafkan daku Tuhan...
karena membuah shubuhmu tak bisa kunikmati.
aku terlewat menyembahmu, yang seharusnya kusadari sebagai dampak kurang tidurku.
aku benar-benar belum mendahulukanmu, dalam rencana, dalam tindakan.

dan Tuhan...
izinkan aku untuk memperbaiki niatku, memperbaiki perencanaanku, dan memperbaiki tindakanku, untuk mendahulukanmu dari apapun.
karena engkau lebih besar dari idealisme luhur apapun milik manusia.

Selasa, 05 Oktober 2010

manggut manggut sambil pegang janggut

ada baiknya seseorang itu untuk agak sering berhenti sejenak.
untuk apa ?

yah, sekedar menarik nafas panjang dan tersenyum
kemudian berterima kasih pada tuhan
alhamdulillah yang jujur dari nurani
terima kasih atas apa pun yang datang disetiap detak jantung dan langkah
terima kasih atas kesusahan yang membuat kita ingat akan adanya ujian
terima kasih atas janji yang terbatalkan yang menandakan tak ada yang namanya kepastian
terima kasih atas cewek yang menandakan masih ada keindahan tuk di nikmati

seperti tadi malam
saat kulihat lagi sms motivasi itu
dan kubalas dengan manggut manggut sendiri tanda setuju...

Minggu, 03 Oktober 2010

menguatkan latihan konsistensi hati

setelah mewujudkan niat tuk perbaiki diri...
aku berlatih untuk membiasakan, untuk konsisten...
kemudian, aktivitas sedih dan senang hidup menguji konsistensi...
aku harus menguatkan latihan ini, menguatkan konsistensi hati...

agar tercapai sebuah kebiasaan yang membentuk jiwa... membentuk diri ini...

Kamis, 30 September 2010

pupuk hati

mungkin karena saya terbiasa memikirkan sesuatu maka masalah itu terpikir
ketika pikiran saya damai maka damai pula solusi saya
namun esoknya pikiran negatif itu terulang dan memancing emosi saya

terlepas dari itu semua, harus ada yang dominan dalam pikiran saya
yang dominan dan terus didengungkan adalah cinta damai dan solusi sama-sama menang

tak ada masalah yang besar, apalagi bila Tuhan hadir
tak perlu dirisaukan masalah, karena hal Tuhan jauh lebih asyik

Tuhan tuhan tuhan dan tuhan
kau hadir kembali saat kutulis permohonan cinta ku ini
kau penuhi lagi rasa ikhlas dihati
tak ada yang lebih besar dari cinta pada Mu
tak ada yang lebih asyik daripada cinta Mu pada ku
biarkan aku egois pada Mu
biarkan kuhadirkan cinta Mu pada senang dan menghilangkan marahku
biarkan hanya ada cinta pada detik jam dan langkah nafasku
dan biarkan selimut Mu melingkupi hidupku

sekali lagi... kucoba meneguhkan hadir Mu disisi ku

Rabu, 29 September 2010

dominansi TUHAN

ketika masalah itu tak mendapat solusi memuaskan dan segera, waktu memaksa kami untuk berpisah.
sesampainya dirumah masalah itu terngiang dan membangkitkan emosi yang mengganggu proses tidur ku.
kucoba pengalihan dengan televisi.
kucoba pengalihan dengan teh hangat.
kucoba pengalihan dengan membayangkan hal-hal lain yang lebih menyenangkan.

meskipun tak terbawa tidur / mimpi, masalah itu sempat mengganggu dan hanya bisa diatasi dengan kalimat "tak ada yang lebih penting daripada cintaku pada Sang Maha Pengatur Rasa.

esok paginya masalah itu muncul lagi, saat aku merapikan rumah, dan saat aku berolahraga. dan rasa itu agak reda saat kuingat lagi pada Tuhan yang jauh lebih penting dari segala urusan dunia.
...
...

Tuhan, aku harus mendulukanmu, memahami dan membawamu pada semua aktivitasku... semua dan benar-benar semua. bukan hanya untuk mengatasi masalahku, tapi memang karena inilah jalan yang benar, satu-satunya.

Tuhan, izinkan aku untuk memperbaiki diri, pelan-pelan. maafkan bila aku sadar akan kesalahanku karena kucoba untuk pelan-pelan memperbaiki. aku masih mementingkan kerapian pakaianku daripada sholat shubuh ku. aku masih mementingkan pekerjaanku daripada dzuhur dan ashar ku. aku masih lebih mementingkan karaoke bersama teman-teman daripada maghrib dan isya ku. aku bahkan lebih mementingkan nafsu duniawiku daripada larangan-laranganmu.

izinkan aku menyiapkan tempat MU yang dominan dalam hidup ku, pelan-pelan.

Selasa, 28 September 2010

santai aja

ketika ku dilanda emosi
ketika ketenanganku terganggu dengan penantangan
ketika rasa kebersamaan kami terampas oleh egoisme
ketika peluang mimpi indahku mungkin terganggu

darahku bergolak
jantungku berdetak cepat
dan mukaku memerah tanda marah

...
... dan aku terdiam

kucari ketenangan
kucari alasan tuk tidak terpancing
kucari logika wajar untuk bertindak adil

...
...
dan kudapatkan tuhan disana
karena tak ada yang lebih besar dari urusan kami berdua
ya... hanya tuhan yang lebih dari segalanya
dan sebuah masalah tak lebih dari sejumput rumput kering dalam rumah cinta Tuhan

Senin, 27 September 2010

bahagialah untuk hari ini, dan seterusnya

sidharta gautama pernah berkata "keinginan-keinginan dalam diri manusialah yang membuatnya tidak bahagia..."

di tempat lain telah berkembang prinsip HIDUP UNTUK HARI INI atau KEKUATAN DARI SEKARANG...

ya, menusia sekarang lebih peduli dapa hasil akhir, pencapaian akhir, yang cuma berlangsung seminggu atau setahun di akhir hayat. bahkan ada "orang sukses" yang memacu dirinya untuk lebih sukses seakan tidak peduli dengan pujian dari sana sini atau masih ada "kecemburuan sukses" dalam dirinya.

sang nabi berkata bahwa tidak akan puas anak manusia walaupun diberi 2 gunung emas, dan akan berhenti ketika mulutnya disumpal oleh tanah...

menikmati kicau burung dan embun pagi SETIAP HARI adalah sebuah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan kesibukan untuk berangkat kerja.
berjalan santai sambil menikmati pemandangan dan menyapa kenalan SETIAP HARI adalah sebuah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan memacu kendaraan supaya cepat sampai kantor.
menikmati komat kamit ucapan terima kasih pada tuhan di sepanjang ingatan saya SETIAP HARI adalah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan gosip si anu dan si inu.
berusaha tersenyum tulus kepada siapa saja SETIAP HARI adalah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan 'say hello' yang biasa saja.
bekerja dengan mengedepankan nurani dan terima kasih pada tuhan SETIAP HARI adalah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan uang ceperan yang 'meragukan'.
hal buruk, sangat buruk atau baik dan sangat baik ingin kumaknai sebagai sebuah 'alhamdulillah' SETIAP HARI, karena jika kita ikhlas (salah satu kunci bahagia) tak ada hal duniawi yang berat dimata tuhan.

orang yang paling super kaya dan berkuasa pun menginginkan KEBAHAGIAAN. padahal hal tersebut mudah didapatkan dengan mengelola rasa. dan ghazali dalam buku "kimia kebahagiaan" mengatakan bahwa kebahagiaan tertinggi hanya bisa didapatkan bila bersinggungan dengan tuhan.

berbahagialah sepanjang hari ini dalam apapun aktivitas kita... berhentilah sejenak jika kita lupa merasa bahagia... dan lakukanlah kebahagiaan itu setiap hari... jangan pernah menunggu tahun depan atau sepuluh tahun lagi atau saat pensiun nanti UNTUK BAHAGIA.

Selasa, 21 September 2010

2 Langkah Menenangkan Diri

Senin, 20/9/2010, KOMPAS.com

Pernahkah Anda merasa tak sanggup lagi menahan emosi dan menjadi uring-uringan atau sedih karenanya? Anda bahkan akan merasa lelah secara emosi berkepanjangan. Jika pernah, sebenarnya ini adalah tanda depresi, tetapi banyak orang yang menyangkalnya.

Depresi merupakan tanda yang diberikan tubuh Anda saat sesuatu hal tak berjalan dengan semestinya. Kondisi ini bisa dikurangi dengan sikap dan pikiran yang lebih tenang. Anda perlu mencari strategi yang tepat agar tubuh dan pikiran kembali seimbang dengan mendapatkan ketenangan diri.

Dua cara berikut ini bisa saja membantu Anda:

Terapi bicara
Ungkapkan hal apa yang membuat Anda resah, sedih, atau depresi. Jika berhubungan dengan hubungan bersama pasangan, utarakan dan bicarakan masalah Anda bersama pasangan. Cara ini belum tentu menyelesaikan masalah. Namun, setidaknya Anda bisa mengurangi depresi yang membuat suasana hati dan pikiran tak nyaman. Dengan membicarakan masalah, Anda tidak terperangkap sendirian dengan semua emosi negatif dalam diri.

Bahkan, terapi bicara yang dilakukan enam minggu memiliki tingkat keberhasilan 60-70 persen dalam mengurangi depresi. Dengan bantuan obat-obatan, atas rekomendasi dokter, depresi bisa dikurangi dengan tingkat keberhasilan mencapai 90 persen. Prinsipnya, beberapa cara bisa Anda pilih untuk melepaskan hormon yang memberikan perasaan senang seperti hormon oksitosin atau hormon cinta.

Terapi bicara untuk mengurangi depresi di antaranya terapi perilaku kognitif. Terapi yang berlangsung 10-20 sesi ini membantu Anda untuk mengenali cara berpikir Anda. Kemudian membantu Anda mengubah perilaku tentang respons Anda terhadap lingkungan dan tentu saja mengubah cara berpikir.

Terapi ini membantu Anda tetap tenang meski sedang emosi menghadapi masalah. Dengan bersikap tenang, Anda bisa mencari tahu solusi masalah yang lebih tepat dan membuat perasaan dan pikiran lebih baik.

Membicarakan masalah dengan pasangan, teman atau sekadar berkomentar tentang kemacetan kepada sopir taksi bisa meredakan emosi.

Arahkan imajinasi
Teknik yang memanfaatkan imajinasi Anda ini membantu mengatasi masalah. Teknik ini meningkatkan mood dan mengurangi stres. Caranya, carilah tempat nyaman yang sepi dan tenang untuk menyendiri. Jika toilet di rumah cukup nyaman, pergilah ke ruang privat ini.

Cari tempat yang tak ada satu pun orang bisa mengganggu Anda. Tarik napas mendalam, buang, lalu atur napas hingga mendapatkan ketenangan. Visualisasikan bahwa Anda tengah berada dalam situasi menyenangkan. Bayangkan Anda sedang bersantai di pinggir pantai jika saat ini Anda begitu tertekan dengan suasana menegangkan. Atau bayangkan Anda tengah menekuni hobi yang Anda sukai dan membuat bersemangat, seperti sedang asyik berolahraga di pusat kebugaran atau berenang yang membuat suasana hati lebih bersemangat. Bisa juga membayangkan sistem imun dalam tubuh sedang memerangi bakteri atau virus jahat yang melemahkan kondisi fisik, jika Anda sedang stres dengan penyakit yang diderita.

Meditasi menjadi cara lainnya untuk menemukan kedamaian dalam diri seperti ini. Setidaknya emosi negatif berkurang meski tak lantas hilang.

Selamat mencoba.

Senin, 20 September 2010

Berkah Ramadhan

alhamdulillah aku tidak mempermasalahkan masalah-masalah duniawi dalam tidurku, hingga tuhan memberiku lelap yang menyehatkan.

segala puji bagi tuhan yang memberi kekuatan dan ke-santai-an untukku berpuasa dan tidak makan banyak pada malam hari. insyaallah akan kulanjutkan "porsi kecil yang baik" ini usai lebaran.

senangnya hatiku karena tuhan lebih kucintai daripada mengkhawatirkan kesalahan-kesalahanku. dalam hatiku kupenuhi keikhlasan pada segala hal dunia dan terima kasih pada tuhan dan siapapun yang punya kebaikan.

semua orang mampu memiliki berkah ramadhan, dan semoga aku memilikinya pula usai lebaran. aku ingin mendahulukan sholat, aku ingin mendahulukan tuhan, aku ingin lebih mencintainya... usai lebaran

Rabu, 15 September 2010

mencintai TUHAN dengan SEMBAHYANG

bila kecintaan pada Tuhan menjadi hal utama pada manusia maka sempurnalah hidupnya. Prioritas hidup yang jelas tersebut perlu diaplikasikan dalam segenap bentuk kehidupan yang diberikan pada kita.

wujud persembahan cinta yang paling layak dilakukan adalah pada saat SEMBAHYANG. disitulah wujud awal dan terbesar yang diminta Tuhan kepada umat manusia. tentunya melalui sembahyang yang benar dan hasil sembahyang yang juga benar.

ada hal dalam diri yang lebih kekal dan layak diutamakan dalam sembahyang, yaitu PERASAAN. hal ini perlu hadir semakin dan semakin penuh sebelum dan ketika sembahyang dilakukan. seharusnya, ketika keinginan sembahyang muncul semua hal yang lain didunia ini adalah kecil sekecil-kecilnya. masalah di kantor, perkelahian dengan suami, kesenangan ingin menikmati bonus kerja hingga keperluan menengok teman yang melahirkan seharusnya mengecil ketika Tuhan, sang maha mengatur semua kejadian dan rasa, akan dihadirkan lebih khusyu. betapa bahagianya kita, apapun masalah yang menimpa, jika bisa menghadirkan Tuhan secara dominan dalam rasa dan nafas menjelang sembahyang. orang sufi mengatakan "CUKUPLAH TUHAN MENJADI TEMAN HIDUPKU...". juga pada kalimat yang terkenal "AKU TAHU DENGAN SURGA DAN NERAKA MU, TAPI AKU LEBIH PEDULI PADA CINTA MU YA TUHAN". berhentilah sebentar, sebentar saja, untuk menghadirkan Tuhan sebelum sembahyang. agar benar cinta kita. agar benar sembahyang kita... dan tetaplah pada rasa cinta itu usai sembahyang.

setelah rasa merasuki kita maka siapkanlah PENAMPILAN yang cantik... bertahun dan bahkan puluhan tahun kita mempersiapkan diri dengan cantik dan pakaian yang cantik untuk menghadiri kondangan teman, hajatan pribadi, dan hari raya. berjuta-juta habis untuk tampil cantik dan tampan dihadapan pimpinan dan klien. namun kita tampil seadanya, bahkan dengan kaos oblong, untuk menghadap sang pencipta klien, teman, bos, dan diri kita sendiri. memang sebuah keironisan yang tak disadari. Tuhan hanya ingin kita tampil layak, tapi seharusnya kitalah yang tahu diri tentang siapa yang paling bos diantara bos. Rasa cinta dan hormat pada Tuhan dalam sembahyang layak untuk diwujudkan dalam dandanan terbaik yang kita miliki dan yang diinginkan NYA.

ada rasa, ada penampilan, dan ada ALOKASI WAKTU. semakin maju peradaban semakin padat dan sibuklah manusia. namun tak hentinya para ahli kepribadian, manajemen diri, hingga bisku yang santun mengingatkan kita untuk membuat perencanaan yang baik. saya lebih senang mengkampanyekan perencanaan waktu yang nyaman. pertama: fokus fokus dan fokus pada prioritas. kemudian (kedua) lakukan dengan alokasi waktu yang nyaman. dalam hal yang pertama saya dengan pasti menegaskan milikilah fokus untuk waktu sembahyang sebelum waktu panggilan sembahyang / adzan / lonceng... nabi jelas mengatakan dirikanlah sembahyang ketika mendengar panggilan sembahyang. saya (tanpa bermaksud lebih tinggi daripada nabi) menyarankan agar menyiapkan alokasi waktu sebelum panggilan datang, dan sebenarnya itu layak untuk dilakukan bagi yang memahami pentingnya manajemen waktu yang nyaman. dengan waktu yang longgar maka kita bisa menyiapkan rasa, menyiapkan pakaian, berjalan ke tempat ibadah, dan melakukan sembahyang sunnah ataupun silaturahmi dengan jemaat lainnya.

akhirnya, pastikan anda sembahyang di TEMPAT IBADAH. ada kekhusyukan, ada wadah sosialisasi, ada kekuatan pahala dan ilmu. ada kalanya imam sembahyang kurang baik pembawaannya. ada kalanya suasana jemaat juga terkesan sumpek. namun tetap lebih banyak untungnya berada di tempat ibadah, terutama dengan pahala. ada ibadah-ibadah sekunder yang bisa dilakukan dengan kekhusyukan sendiri. ada ketenangan dari televisi dan hiruk pikuk rumah dan tempat kerja. ada kepastian bahwa Tuhan hadir di rumah NYA.

semua demi cinta pada NYA, menomorsatukan DIA, dan pasti demi kita sendiri nantinya.

Senin, 13 September 2010

dominasi perasaan

apa yang kita lihat dengar dan rasakan akan mempengaruhi hari hari kita. seorang pekerja bangunan yang selalu menonton bola pikirannya akan dipenuhi dengan sepakan dan gosip pesepakbola. bankir yang hobi nonton berita pagi siang sore malam akan memenuhkan makan siang bisnisnya dengan perbincangan hangat politik dan kriminal.

demikian juga para pencari cinta Tuhan. apa yang dilihat, dirasakan dan dilakukan akan sangat baik bila dipenuhi dengan doa dan mendekatkan hati kepada NYA. dzikir yang pelan dengan menghayati artinya akan mempengaruhi langkah dan rasa. mematikan televisi dan menggantinya dengan lagu rohani yang menyegarkan akan membuat hati menjadi asyik.

aku ingin tuk lebih cinta pada Tuhan dengan asyik. bukan dengan terburu-buru atau zikir yang ngebut bak pembalap. senyum ditambah zikir yang pelan ditambah penglihatan dan bacaan spiritual ala sufi menjadikan segalanya penuh cinta pada Tuhan. tak ada yang lebih besar daripada cinta pada kuasa NYA. pekerjaan menjadi ringan, hambatan duniawi tak merisaukan, dan senang susah tak penting dalam dekapan cinta NYA.

kuatkan motivasi cinta kita dengan dominansi pada apa yang dilihat didengar dan dilakukan... sedikitkan fokus hanya pada yang penting dan longgar. tak perlu miliki perhiasan duniawi bila menambah beban waktu tenaga pikiran dan rasa tuk pemeliharaan... berjalanlah dengan lembut, sehat, penuh senyum dan hening bahagia, layaknya sufi dan biksu di pegunungan yang jauh.

Senin, 06 September 2010

3 tips meraih hidup bahagia

Apakah rahasia hidup yang bahagia itu?....... Banyak orang yang mengidentikkan kebahagiaan dengan segala sesuatu yang berada di luar kita,…. seperti harta benda yang kita miliki. Apakah Anda akan berbahagia jika mempunyai rumah yang indah, mobil mewah, penghasilan yang berlimpah, dan pasangan hidup dan anak-anak yang tampan dan cantik?........ Mungkin Anda akan mengatakan ”ya.”……!..... Tapi, percayalah itu tidak akan berlangsung lama.

Kebahagiaan yang disebabkan hal-hal di luar kita….. adalah kebahagiaan semu. Kebahagiaan itu akan segera hilang begitu Anda berhasil memiliki barang tersebut. Anda melihat kawan Anda membeli mobil mewah, handphone yang canggih, atau sekadar baju baru. Anda begitu ingin memilikinya. Anehnya, begitu Anda berhasil memilikinya, rasa bahagia itu segera hilang. Anda merasa biasa-biasa saja. Bahkan, Anda mulai melirik orang lain yang memiliki barang yang lebih bagus lagi daripada yang Anda miliki. Anda kembali berangan-angan untuk memilikinya. Demikianlah seterusnya. Dan Anda tidak akan pernah bahagia.

Budha Gautama pernah mengatakan, ”Keinginan-keinginan yang ada pada manusia-lah yang seringkali menjauhkan manusia dari kebahagiaan.” Ia benar. Kebahagiaan adalah sebuah kondisi tanpa syarat. Anda tidak perlu memiliki apapun untuk berbahagia. Ini adalah sesuatu yang sudah Anda putuskan dari awal.

Coba katakan pada diri Anda sendiri, ”Saya sudah memilih untuk bahagia apapun yang akan terjadi.” Anda akan merasa bahagia walaupun tidak memiliki harta yang banyak, walaupun kondisi di luar tidak sesuai dengan keinginan Anda. Semua itu tidak akan mengganggu karena Anda tidak menempatkan kebahagiaan Anda disana. Kebahagiaan yang hakiki terletak di dalam diri Anda sendiri. Inti kebahagiaan ada pada pikiran Anda. Ubahlah cara Anda berpikir dan Anda akan segera mendapatkan kebahagiaan dan ketentraman batin.

Saya mendapatkan gagasan mengenai tiga kunci kebahagiaan ini setelah merenungkan arti tasbih, tahmid dan takbir yang kita ucapkan tiap hari tapi sering tanpa makna yang mendalam.

Kunci pertama kebahagiaan adalah rela memaafkan

Coba renungkan kata subhanallah. Tuhanlah yang Maha Suci, sementara manusia adalah tempat kesalahan dan kealpaan. Kesempurnaan manusia justru terletak pada ketidaksempurnaannya. Dengan memahami konsep ini, hati Anda akan selalu terbuka untuk memaafkan orang lain. Seorang dokter terkenal Gerarld Jampolsky menemukan bahwa sebagian besar masalah yang kita hadapi dalam hidup bersumber dari ketidakmampuan kita untuk memaafkan orang lain. Ia bahkan mendirikan sebuah pusat penyembuhan terkemuka di Amerika yang hanya menggunakan satu metode tunggal yaitu, rela memaafkan!

Kunci kedua adalah bersyukur dan Ikhlas dalam berbuat

Coba renungkan kata alhamdulillah. Orang yang bahagia adalah orang yang senantiasa mengucapkan alhamdulillah dalam situasi apapun. Ini seperti cerita seorang petani miskin yang kehilangan kuda satu-satunya. Orang-orang di desanya amat prihatin terhadap kejadian itu, namun ia hanya mengatakan, alhamdulillah dengan penuh keikhlasan. Seminggu kemudian kuda tersebut kembali ke rumahnya sambil membawa serombongan kuda liar. Petani itu mendadak menjadi orang kaya. Orang-orang di desanya berduyun-duyun mengucapkan selamat kepadanya, namun ia hanya berkata, alhamdulillah.

Tak lama kemudian petani ini kembali mendapat musibah. Anaknya yang berusaha menjinakkan seekor kuda liar terjatuh sehingga patah kakinya. Orang-orang desa merasa amat prihatin, tapi sang petani hanya mengatakan, alhamdulillah dengan keikhlasan. Ternyata seminggu kemudian tentara masuk ke desa itu untuk mencari para pemuda untuk wajib militer. Semua pemuda diboyong keluar desa kecuali anak sang petani karena kakinya patah. Melihat hal itu si petani hanya berkata singkat, alhamdulillah.

Cerita itu sangat inspiratif karena dapat menunjukkan kepada kita bahwa apa yang kelihatannya baik, belum tentu baik. Sebaliknya, apa yang kelihatan buruk belum tentu buruk. Orang yang bersyukur tidak terganggu dengan apa yang ada di luar karena ia selalu menerima apa saja yang ia hadapi.

Kunci ketiga kebahagiaan adalah tidak membesar-besarkan hal-hal kecil

Coba renungkan kalimat Allahu akbar. Anda akan merasa bahwa hanya Tuhanlah yang Maha Besar dan banyak hal-hal yang kita pusingkan setiap hari sebenarnya adalah masalah-masalah kecil. Masalah-masalah ini bahkan tidak akan pernah kita ingat lagi satu tahun dari sekarang.

Penelitian mengenai stres menunjukkan adanya beberapa hal yang merupakan penyebab terbesar stres, seperti kematian orang yang kita cintai, kecelakaan lalu lintas, dan sebagainya. Hal-hal seperti ini bolehlah Anda anggap sebagai hal yang ”agak besar.” Tapi, bukankah hal-hal ini hanya kita alami sekali-sekali dan pada waktu-waktu tertentu? Kenyataannya, kebanyakan hal-hal yang kita pusingkan dalam hidup.

Dinukil dari :f4ni.wordpress.com

Jumat, 03 September 2010

membumikan Tuhan

membumikan Tuhan berarti membawa Sang Kuasa kedominannya langkah dan nafas kita. membawa sifat kebesarannya disela kantuk dan tawa. mengembalikan kegundahan menjadi cinta pada NYA.

membawa Tuhan pada diri adalah berhenti dari setiap kesibukan yang melupakan, untuk menjalani aktivitas yang selalu dalam bimbingan NYA. menghadirkan sholat sunnah saat mau berangkat kerja, berhenti sejenak kala amarah pribadi menggelora, dan menyumbangkan ketenangan karena NYA menghadapi apapun urusan dunia yang sebenarnya sangat kecil ini.

membawa Tuhan pada diri adalah melatih kebiasaan, untuk selalu dan benar-benar merasakan kehadirannya, tidak hanya sekadar ucapan dzikir.
ketika salam bersalamlah dengan hati mengharap ridho NYA.
ketika dzikir lakukanlah dengan memahami artinya.
ketika bekerja hadirkanlah terima kasih dan mohon semangat dari NYA.

membawa Tuhan pada diri memerlukan kebiasaan fisik dan hati. untuk menghadirkan selalu dzikir dan menghadirkan selalu hati.
membawa Tuhan pada diri jelas membuat seseorang harus menjadi tenang. tidak terlalu gembira dan tidak terlalu sedih, karena yang ada adalah cinta dan kesenangan dekat pada NYA.

Ya Tuhan ku. izinkanlah aku dekat MU, membiasakan dekat MU, meski masih banyak cacatku.

Minggu, 29 Agustus 2010

antara dua 'hal'

ada 'hal' yang sulit antara dua 'hal' dalam satu aktivitas.
teman baik kita ternyata suka menggosip negatif tentang kita.
orang tua yang sangat baik itu koruptor.
pacar sendiri mengganggu profesionalitas kita.

'hal' yang sulit biasanya bukan tentang mengetahui benar salah,
tapi pada bagaimana mengkomunikasikan hal tersebut.

sama seperti memotong tangan anak kesayangan karena mencuri.

disinilah inti sebuah kepastian.
hanya ada satu hukum tertinggi diantara dua 'hal'
apakah persahabatan atau kerja ?
apakah cinta atau sikap profesional ?
apakah persahabatan atau kerjasama tim ?

dalam dunia ini ada 'hati' yang menciptakan dan mempengaruhi suasana

Sabtu, 28 Agustus 2010

Penuhkan jiwa dengan Ikhlas & Dzikir

apa yang kita sering lihat rasa dengar maka itulah kita adanya. menonton televisi berjam-jam menjadikan kita mahluk sinetron atau berita atau penggila bola. bercerita dan gosip berjam-jam menjadikan kita orang-orang yang mengeluh dengan kondisi diri dan memuji orang-orang kaya sebagai orang-orang bahagia.

tidak banyak yang tahu bahwa kebiasaan ikhlas menerima apa adanya menjadikan kita mahluk paling bahagia dibumi. ketika rasa iri telah hilang maka yang ada didunia hanya bahagia. ketika keinginan menjadi terkenal telah sirna maka yang ada adalah menjalankan amanat kehidupan untuk memberi contoh tentang kebaikan. seperti petani di pegunungan yang sepi ikhlas dengan tanamannya. seperti tukang ojek yang tak pernah mengeluh dengan hasil kerjanya. seperti pegawai negeri yang ikhlas bekerja meski meja kiri kanan telah bermain-main dengan fee proyek. seperti ibu yang ikhlas mengatur berapapun pendapatan suami. setiap manusia diminta membuat rencana hidupnya, dan diminta ikhlas atas hasil usahanya. ikhlas menjalani peran khas kita dan menerima apapun karunia Tuhan benar-benar membahagiakan. tidak banyak yang tahu, bahkan para ahli agama sekalipun.

tidak banyak yang tahu bahwa selalu merasa dekat dengan Tuhan dan beribadah pada NYA menjadikan kita menjadi mahluk paling bahagia di akhirat. Tuhan hadir dalam perasaan dan ilmu. Tuhan bukan hanya apa yang dirasakan dan diinginkan. Tuhan tidak bisa dibeli dengan segunung ceramah atau segudang kebaikan lahiriyah. Sebagian besar yang dijamin surga NYA bukanlah orang kaya. Juga bukan pemimpin masyarakat. Tapi yang dalam jiwa dan aplikasi raganya sebagian besar diisi dengan kedekatan dengan Tuhan dan kepatuhan pada perintah NYA. dengan dekat dan ilmu. tidak banyak yang tahu, bahkan bagi para orang kaya yang senang sedekah sekalipun.

Ikhlas dalam kehidupan YANG BERPADU dengan kedekatan dan ibadah pada Tuhan benar-benar menjadikan kita mahluk yang paling bahagia dibumi dan paling bahagia di masa usai kematian.

Jumat, 27 Agustus 2010

JiwA dan KebijaksanaaN

jiwa terpancar dari kata dan gerak
kedalaman jiwa adalah rahasia diri dan Maha Kuasa
kebijakan hadir dari jiwa yang terasah
semakin dalam, semakin tenang, semakin membahagiakan