yang paling membahagiakan hati adalah MENIKMATI...
menikmati kesehatan, kemakmuran, kemiskinan, kesakitan, dan apapun.
seorang nabi menikmati penderitaan sakit fisiknya dengan mengatakan "Tuhan, jika kesembuhan menghalangiku untuk dekat dengan MU maka biarkanlah sakit ini menderaku".
seorang kekasih mengatakan rela bunuh diri demi pujaan hati, maka ia menikmati hal itu.
semakin lama kita menikmati sesuatu maka itulah kebahagiaan tertinggi. namun yang tertinggi dari yang tertinggi adalah ketika mengetahui bahwa kenikmatan yang paling panjang nanti akan didapat dari kenikmatan hari ini.
kenikmatan sembahyang dan beramal jariyah berujung pada kenikmatan surga yang panjang.
kenikmatan berolahraga dan menikmati pagi berujung pada kebugaran sampai hari tua nanti.
kenikmatan bekerja sesuai minat berujung pada kesejahteraan finansial yang juga nikmat.
ikhlas adalah inti kenikmatan. ikhlas mengalahkan rendah diri dan iri dengki. ikhlas memfokuskan hati pada sesuatu. semakin kita ikhlas dalam melakukan sesuatu maka kenikmatan semakin terasa panjang dan lama.
soul AND wisdom
JIWA & KEBIJAKSANAAN.... jalan menuju kedamaian, Tuhan, dan bahagia
Senin, 06 Desember 2010
Sabtu, 04 Desember 2010
sebagian besar HATI
jika kita bertanya pada ingatan hati kita, apa yang paling banyak dirasakan ?
hal itulah yang akan menjelaskan apakah kita bahagia, senang, gembira, bersemangat, merasa berguna. atau hal itu yang menjelaskan apakah kita masih sedih, putus asa, salah tujuan, marah, stres...
jika dominansi hati kita pada cinta untuk si dia, maka aktivitas keseharian kita akan berkaitan dengan 'si dia'. melamun dalam bekerja, lebih banyak sms dan fesbuk-an dengan si dia, beli oleh-oleh dan hadian untuk si dia, dan melupakan jadwal olahraga demi menemui dia.
jika sebagian besar hati kita pada pelestarian alam, maka pepohonan menjadi teman kita, kemarahan hadir ketika chainsaw merusak habitat satwa lindung kita, dan rapat demi rapat yang melelahkan kita lalui dengan gembira meski kurang mandi.
jika sebagian besar hati kita untuk sembahyang maka yang kita tunggu adalah waktu sholat. tivi dan radio harus mati ketika adzan datang memanggil. kita marah pada kemalasan sholat dan dzikir. waktu kerja kita diatur berdasar waktu sholat.
apa yang diinginkan Tuhan tentang HATI KITA ?
"Sesungunya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku, hanya untuk Tuhan semesta alam". Tuhan menginginkan keseimbangan antara ritual sembahyang, ibadah non ritual sembahyang, aktivitas kehidupan, dan mati nya manusia untuk berbalut keikhlasan pada NYA. bukan pada balutan harga diri, nama baik dimasyarakat, kemakmuran dunia dan kesenangan diri. Tuhan ingin hati kita menggerakkan raga untuk melaksanakan "Keseimbangan dalam pelukan NYA".
hal itulah yang akan menjelaskan apakah kita bahagia, senang, gembira, bersemangat, merasa berguna. atau hal itu yang menjelaskan apakah kita masih sedih, putus asa, salah tujuan, marah, stres...
jika dominansi hati kita pada cinta untuk si dia, maka aktivitas keseharian kita akan berkaitan dengan 'si dia'. melamun dalam bekerja, lebih banyak sms dan fesbuk-an dengan si dia, beli oleh-oleh dan hadian untuk si dia, dan melupakan jadwal olahraga demi menemui dia.
jika sebagian besar hati kita pada pelestarian alam, maka pepohonan menjadi teman kita, kemarahan hadir ketika chainsaw merusak habitat satwa lindung kita, dan rapat demi rapat yang melelahkan kita lalui dengan gembira meski kurang mandi.
jika sebagian besar hati kita untuk sembahyang maka yang kita tunggu adalah waktu sholat. tivi dan radio harus mati ketika adzan datang memanggil. kita marah pada kemalasan sholat dan dzikir. waktu kerja kita diatur berdasar waktu sholat.
apa yang diinginkan Tuhan tentang HATI KITA ?
"Sesungunya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku, hanya untuk Tuhan semesta alam". Tuhan menginginkan keseimbangan antara ritual sembahyang, ibadah non ritual sembahyang, aktivitas kehidupan, dan mati nya manusia untuk berbalut keikhlasan pada NYA. bukan pada balutan harga diri, nama baik dimasyarakat, kemakmuran dunia dan kesenangan diri. Tuhan ingin hati kita menggerakkan raga untuk melaksanakan "Keseimbangan dalam pelukan NYA".
Rabu, 01 Desember 2010
sedikit dan berarti (2)
enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
ketika kebutuhan, keinginan, dan hal-hal berbau aksesoris kehidupan tidak membuat pikiran dan tubuh bekerja selalu lebih banyak dan lebih banyak lagi.
bukan bermaksud untuk menjadi malas, namun keinginan tidak akan ada habisnya jika dituruti. tak ada batasnya hingga kita menyesal telah mengejarnya seolah tanpa henti. MANAJEMEN HATI lah yang mampu memperbaikinya.
enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
ketika hanya TUHAN yang menjadi tujuan.
ketika perbaikan 'MENUJU TUHAN' secara perlahan menjadi plihan aktivitas.
ketika konsistensi akan kebaikan 'MENUJU TUHAN' menjadi pilihan, apalagi kebaikan itu dilakukan sesuai minat.
enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
dengan melatih hati untuk sederhana dan bermakna. sederhana dalam keinginan. bermakna dalam aktivitas.
ketika kebutuhan, keinginan, dan hal-hal berbau aksesoris kehidupan tidak membuat pikiran dan tubuh bekerja selalu lebih banyak dan lebih banyak lagi.
bukan bermaksud untuk menjadi malas, namun keinginan tidak akan ada habisnya jika dituruti. tak ada batasnya hingga kita menyesal telah mengejarnya seolah tanpa henti. MANAJEMEN HATI lah yang mampu memperbaikinya.
enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
ketika hanya TUHAN yang menjadi tujuan.
ketika perbaikan 'MENUJU TUHAN' secara perlahan menjadi plihan aktivitas.
ketika konsistensi akan kebaikan 'MENUJU TUHAN' menjadi pilihan, apalagi kebaikan itu dilakukan sesuai minat.
enaknya hidup sedikit, dan bermakna.
dengan melatih hati untuk sederhana dan bermakna. sederhana dalam keinginan. bermakna dalam aktivitas.
Senin, 29 November 2010
harusnya...
harusnya aku bisa lebih santai, ini hanya masalah pekerjaan.
harusnya aku tidak stres, ini cuma tentang manusia.
harusnya aku tidak memprioritaskan hal itu, itu bukanlah yang utama dalam hidup.
...
ketika kita mengetahui prioritas hati kita maka tak ada yang menyedihkan daripada prioritas itu. kehadiran sesuatu yang bisa menggembirakan dan menyedihkan selama itu bukan prioritas hidup kita sebaiknya tak perlu mendapatkan lebih banyak perhatian.
HATI
orang kaya miskin tua muda lelaki perempuan memiliki hal paling prioritas (bahkan dari segi waktu) yang jelas-jelas terlupakan, yaitu HATI/PERASAAN.
bukan banyak harta yang penting, tapi rasa yang timbul karena memiliki harta. kekasih yang cantik bukanlah hal penting, melainkan hati yang senang karena hal itu. jika hal-hal duniawi itu kita "biasakan" untuk mengarah ke TUHAN, maka hal itulah yang akan menggembirakan selamanya. benar-benar selamanya.
uang banyak bisa membuat senang, tapi ketidaksyukuran menyebabkan keinginan untuk punya lebih banyak uang lagi yang berakibat pada penyakit jantung, kegemukan dan stres.
uang sedikit bisa membuat stres, juga karena ketiadaan syukur dan tak memiliki ilmu pengelolaan uang yang baik.
hati yang "hanya" ikhlas ke tuhan ditambah ilmu pengelolaan hidup menyebabkan kita senang setiap saat. karena apapun yang dikerjakan "atas nama tuhan, secara sangat tulus" adalah kebaikan. dan apapun yang tidak berilmu akan menambah sulit keadaan.
HARUSNYA...
harusnya aku tidak stres, ini cuma tentang manusia.
harusnya aku tidak memprioritaskan hal itu, itu bukanlah yang utama dalam hidup.
...
ketika kita mengetahui prioritas hati kita maka tak ada yang menyedihkan daripada prioritas itu. kehadiran sesuatu yang bisa menggembirakan dan menyedihkan selama itu bukan prioritas hidup kita sebaiknya tak perlu mendapatkan lebih banyak perhatian.
HATI
orang kaya miskin tua muda lelaki perempuan memiliki hal paling prioritas (bahkan dari segi waktu) yang jelas-jelas terlupakan, yaitu HATI/PERASAAN.
bukan banyak harta yang penting, tapi rasa yang timbul karena memiliki harta. kekasih yang cantik bukanlah hal penting, melainkan hati yang senang karena hal itu. jika hal-hal duniawi itu kita "biasakan" untuk mengarah ke TUHAN, maka hal itulah yang akan menggembirakan selamanya. benar-benar selamanya.
uang banyak bisa membuat senang, tapi ketidaksyukuran menyebabkan keinginan untuk punya lebih banyak uang lagi yang berakibat pada penyakit jantung, kegemukan dan stres.
uang sedikit bisa membuat stres, juga karena ketiadaan syukur dan tak memiliki ilmu pengelolaan uang yang baik.
hati yang "hanya" ikhlas ke tuhan ditambah ilmu pengelolaan hidup menyebabkan kita senang setiap saat. karena apapun yang dikerjakan "atas nama tuhan, secara sangat tulus" adalah kebaikan. dan apapun yang tidak berilmu akan menambah sulit keadaan.
HARUSNYA...
Sabtu, 27 November 2010
latihan ikhlas
satu hal yang saya yakini didunia ini adalah "semua bisa berubah menjadi nyaman dengan cara membiasakan".
artikel tentang IKHLAS membuat saya berpikir begitu sulitnya menjadi ikhlas karena tuhan. tadi malam, dalam coret-coretan saya, saya menyimpulkan bahwa ada tiga indikator utama seseorang bisa disebut ikhlas: pertama, fokus pada hati yang ikhlas. setiap detik nafas, perkataan, gerak badan, hingga perbuatan apapun perlu dilatih untuk selalu dan selalu ikhlas. melatihnya hadir dalam hati sepertinya paling tepat jika dilakukan dengan cara selalu mengingat dan merasakan. mengingat dan merasakan hingga menjadi kebiasaan yang tak perlu dipikirkan lagi. berdzikir secara pelan sambil menghayati arti dari kata-kata dzikir sepertinya mampu meningkatkan keikhlasan. saya jadi ingat lagu kesukaan saya yang berjudul "Bismillah". terima kasih opick.
kedua, tenang. keikhlasan pada semua kehendak tuhan dan bahwasanya tak ada yang penting selain 'menuju tuhan' harusnya mampu membuat kita tidak terburu-buru memburu kejayaan dunia. bersikap santai bukanlah jalan 'menuju tuhan', namun bersikap terburu-buru, sibuk, gelisah, marah, stres dan sejenisnya juga bukan sikap 'menuju tuhan'. bersyukur meskipun mendapat musih. ketenangan yang baik biasanya ditandapi dengan bersyukur. bersyukur meskipun dipecat. bersyukur tidak marah marah karena permasalahan pekerjaan. bersyukur tanpa dendam. bersyukur yang benar-benar dari hati atas baik dan buruknya kondisi kehidupan.
ketiga, terencana. orang yang ikhlas sebaiknya mengutamakan waktu sholat sebagai dasar perencanaan harian. orang yang ikhlas baiknya membuat perencanaan ibadah yang berupa kerja secara nyaman. ketergesaan pada pekerjaan dan makan bisa menyebabkan ketidaknyamanan ketika sholat, dan itu bisa mengganggu keihlasan untuk 'mengutamakan tuhan' diatas segalanya.
berlatih ikhlas karena tuhan tidak harus langsung sempurna, karena tuhan menyukai hal-hal yang lebih baik secara perlahan-lahan dan menjadi kebiasaan.
artikel tentang IKHLAS membuat saya berpikir begitu sulitnya menjadi ikhlas karena tuhan. tadi malam, dalam coret-coretan saya, saya menyimpulkan bahwa ada tiga indikator utama seseorang bisa disebut ikhlas: pertama, fokus pada hati yang ikhlas. setiap detik nafas, perkataan, gerak badan, hingga perbuatan apapun perlu dilatih untuk selalu dan selalu ikhlas. melatihnya hadir dalam hati sepertinya paling tepat jika dilakukan dengan cara selalu mengingat dan merasakan. mengingat dan merasakan hingga menjadi kebiasaan yang tak perlu dipikirkan lagi. berdzikir secara pelan sambil menghayati arti dari kata-kata dzikir sepertinya mampu meningkatkan keikhlasan. saya jadi ingat lagu kesukaan saya yang berjudul "Bismillah". terima kasih opick.
kedua, tenang. keikhlasan pada semua kehendak tuhan dan bahwasanya tak ada yang penting selain 'menuju tuhan' harusnya mampu membuat kita tidak terburu-buru memburu kejayaan dunia. bersikap santai bukanlah jalan 'menuju tuhan', namun bersikap terburu-buru, sibuk, gelisah, marah, stres dan sejenisnya juga bukan sikap 'menuju tuhan'. bersyukur meskipun mendapat musih. ketenangan yang baik biasanya ditandapi dengan bersyukur. bersyukur meskipun dipecat. bersyukur tidak marah marah karena permasalahan pekerjaan. bersyukur tanpa dendam. bersyukur yang benar-benar dari hati atas baik dan buruknya kondisi kehidupan.
ketiga, terencana. orang yang ikhlas sebaiknya mengutamakan waktu sholat sebagai dasar perencanaan harian. orang yang ikhlas baiknya membuat perencanaan ibadah yang berupa kerja secara nyaman. ketergesaan pada pekerjaan dan makan bisa menyebabkan ketidaknyamanan ketika sholat, dan itu bisa mengganggu keihlasan untuk 'mengutamakan tuhan' diatas segalanya.
berlatih ikhlas karena tuhan tidak harus langsung sempurna, karena tuhan menyukai hal-hal yang lebih baik secara perlahan-lahan dan menjadi kebiasaan.
Rabu, 24 November 2010
sedikit dan berarti SAMA DENGAN bahagia
aku selalu ingat kata-kata Sidharta Gautama: keinginan-keinginan dalam diri manusialah yang membuat hidupnya tidak bahagia...
dan perjalanan waktu mengajakku untuk lebih menyederhanakan keinginan. semua ternyata hanya tentang HATI / PERASAAN / KEINGINAN / HARAPAN atau apapun yang hadir tanpa wujud dihati.
kemudian aku melihat nasehat dari Qur'an yang suci. tentang hidup sederhana, mengutamakan dunia setelah kematian, banyak memberi amal jariyah, dan lainnya.
hidup adalah tentang perasaan. benar-benar tentang perasaan. manusia yang terbiasa puasa akan santai perasaannya tentang 'lapar'. orang yang tidak punya banyak keinginan tidak akan iri dengan para pengguna mobil atau pemilik rumah beton.
aku sederhana dengan rasaku, yang kuinginin hanya keindahan, tuhan, dan ketenangan.
aku sederhana dengan harta, yang kuingin hanya motor indah, kamera tele, laptop, dan rumah sederhana cantik teduh.
aku sederhana dengan pergaulan, yang kuingin hanya menjadi pendengar yang tidak bete dan berbicara yang ramah dan tetap idealis.
aku sederhana dengan hari tua, yang kuingin cuma kebebasan finansial yang sesuai kebutuhan sederhanaku serta naik haji sekeluarga.
aku sederhana dengan amalku, yang kuingin hanya menghijaukan dan memberi artikel dan obrolan media tentang gaya hidup.
aku hanya ingin sederhana, berarti, cukup...
dan perjalanan waktu mengajakku untuk lebih menyederhanakan keinginan. semua ternyata hanya tentang HATI / PERASAAN / KEINGINAN / HARAPAN atau apapun yang hadir tanpa wujud dihati.
kemudian aku melihat nasehat dari Qur'an yang suci. tentang hidup sederhana, mengutamakan dunia setelah kematian, banyak memberi amal jariyah, dan lainnya.
hidup adalah tentang perasaan. benar-benar tentang perasaan. manusia yang terbiasa puasa akan santai perasaannya tentang 'lapar'. orang yang tidak punya banyak keinginan tidak akan iri dengan para pengguna mobil atau pemilik rumah beton.
aku sederhana dengan rasaku, yang kuinginin hanya keindahan, tuhan, dan ketenangan.
aku sederhana dengan harta, yang kuingin hanya motor indah, kamera tele, laptop, dan rumah sederhana cantik teduh.
aku sederhana dengan pergaulan, yang kuingin hanya menjadi pendengar yang tidak bete dan berbicara yang ramah dan tetap idealis.
aku sederhana dengan hari tua, yang kuingin cuma kebebasan finansial yang sesuai kebutuhan sederhanaku serta naik haji sekeluarga.
aku sederhana dengan amalku, yang kuingin hanya menghijaukan dan memberi artikel dan obrolan media tentang gaya hidup.
aku hanya ingin sederhana, berarti, cukup...
Minggu, 21 November 2010
tuhan, aku belum sampai padamu
masalah itu menghantuiku. membuat mual perutku, sakit kepalaku, dan tidak nyaman gerakku.
masalah itu menghantuiku. mengganggu pekerjaanku, hubungan sosialku, dan yang paling penting... ia telah mengambil tuhan dariku.
... maafkan aku tuhan, aku belum sampai padamu. urusanku mengalahkan kecintaanku pada mu. kegundahanku menjauhkanku dari mu. sakit kepalaku menyulitkanku mendekatmu.
... maafkan aku tuhan, engkau harusnya dekat denganku, lebih dekat dari urat nadiku, lebih dekat dari sakit kepala dan hatiku, lebih dekat dari apapun yang kumiliki.
... maafkan aku tuhan, aku belum sampai padamu...
masalah itu menghantuiku. mengganggu pekerjaanku, hubungan sosialku, dan yang paling penting... ia telah mengambil tuhan dariku.
... maafkan aku tuhan, aku belum sampai padamu. urusanku mengalahkan kecintaanku pada mu. kegundahanku menjauhkanku dari mu. sakit kepalaku menyulitkanku mendekatmu.
... maafkan aku tuhan, engkau harusnya dekat denganku, lebih dekat dari urat nadiku, lebih dekat dari sakit kepala dan hatiku, lebih dekat dari apapun yang kumiliki.
... maafkan aku tuhan, aku belum sampai padamu...
Langganan:
Postingan (Atom)