Senin, 27 September 2010

bahagialah untuk hari ini, dan seterusnya

sidharta gautama pernah berkata "keinginan-keinginan dalam diri manusialah yang membuatnya tidak bahagia..."

di tempat lain telah berkembang prinsip HIDUP UNTUK HARI INI atau KEKUATAN DARI SEKARANG...

ya, menusia sekarang lebih peduli dapa hasil akhir, pencapaian akhir, yang cuma berlangsung seminggu atau setahun di akhir hayat. bahkan ada "orang sukses" yang memacu dirinya untuk lebih sukses seakan tidak peduli dengan pujian dari sana sini atau masih ada "kecemburuan sukses" dalam dirinya.

sang nabi berkata bahwa tidak akan puas anak manusia walaupun diberi 2 gunung emas, dan akan berhenti ketika mulutnya disumpal oleh tanah...

menikmati kicau burung dan embun pagi SETIAP HARI adalah sebuah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan kesibukan untuk berangkat kerja.
berjalan santai sambil menikmati pemandangan dan menyapa kenalan SETIAP HARI adalah sebuah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan memacu kendaraan supaya cepat sampai kantor.
menikmati komat kamit ucapan terima kasih pada tuhan di sepanjang ingatan saya SETIAP HARI adalah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan gosip si anu dan si inu.
berusaha tersenyum tulus kepada siapa saja SETIAP HARI adalah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan 'say hello' yang biasa saja.
bekerja dengan mengedepankan nurani dan terima kasih pada tuhan SETIAP HARI adalah kebahagiaan, dan saya tidak ingin menggantinya dengan uang ceperan yang 'meragukan'.
hal buruk, sangat buruk atau baik dan sangat baik ingin kumaknai sebagai sebuah 'alhamdulillah' SETIAP HARI, karena jika kita ikhlas (salah satu kunci bahagia) tak ada hal duniawi yang berat dimata tuhan.

orang yang paling super kaya dan berkuasa pun menginginkan KEBAHAGIAAN. padahal hal tersebut mudah didapatkan dengan mengelola rasa. dan ghazali dalam buku "kimia kebahagiaan" mengatakan bahwa kebahagiaan tertinggi hanya bisa didapatkan bila bersinggungan dengan tuhan.

berbahagialah sepanjang hari ini dalam apapun aktivitas kita... berhentilah sejenak jika kita lupa merasa bahagia... dan lakukanlah kebahagiaan itu setiap hari... jangan pernah menunggu tahun depan atau sepuluh tahun lagi atau saat pensiun nanti UNTUK BAHAGIA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar