Sabtu, 27 November 2010

latihan ikhlas

satu hal yang saya yakini didunia ini adalah "semua bisa berubah menjadi nyaman dengan cara membiasakan".

artikel tentang IKHLAS membuat saya berpikir begitu sulitnya menjadi ikhlas karena tuhan. tadi malam, dalam coret-coretan saya, saya menyimpulkan bahwa ada tiga indikator utama seseorang bisa disebut ikhlas: pertama, fokus pada hati yang ikhlas. setiap detik nafas, perkataan, gerak badan, hingga perbuatan apapun perlu dilatih untuk selalu dan selalu ikhlas. melatihnya hadir dalam hati sepertinya paling tepat jika dilakukan dengan cara selalu mengingat dan merasakan. mengingat dan merasakan hingga menjadi kebiasaan yang tak perlu dipikirkan lagi. berdzikir secara pelan sambil menghayati arti dari kata-kata dzikir sepertinya mampu meningkatkan keikhlasan. saya jadi ingat lagu kesukaan saya yang berjudul "Bismillah". terima kasih opick.

kedua, tenang. keikhlasan pada semua kehendak tuhan dan bahwasanya tak ada yang penting selain 'menuju tuhan' harusnya mampu membuat kita tidak terburu-buru memburu kejayaan dunia. bersikap santai bukanlah jalan 'menuju tuhan', namun bersikap terburu-buru, sibuk, gelisah, marah, stres dan sejenisnya juga bukan sikap 'menuju tuhan'. bersyukur meskipun mendapat musih. ketenangan yang baik biasanya ditandapi dengan bersyukur. bersyukur meskipun dipecat. bersyukur tidak marah marah karena permasalahan pekerjaan. bersyukur tanpa dendam. bersyukur yang benar-benar dari hati atas baik dan buruknya kondisi kehidupan.

ketiga, terencana. orang yang ikhlas sebaiknya mengutamakan waktu sholat sebagai dasar perencanaan harian. orang yang ikhlas baiknya membuat perencanaan ibadah yang berupa kerja secara nyaman. ketergesaan pada pekerjaan dan makan bisa menyebabkan ketidaknyamanan ketika sholat, dan itu bisa mengganggu keihlasan untuk 'mengutamakan tuhan' diatas segalanya.

berlatih ikhlas karena tuhan tidak harus langsung sempurna, karena tuhan menyukai hal-hal yang lebih baik secara perlahan-lahan dan menjadi kebiasaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar