harusnya aku bisa lebih santai, ini hanya masalah pekerjaan.
harusnya aku tidak stres, ini cuma tentang manusia.
harusnya aku tidak memprioritaskan hal itu, itu bukanlah yang utama dalam hidup.
...
ketika kita mengetahui prioritas hati kita maka tak ada yang menyedihkan daripada prioritas itu. kehadiran sesuatu yang bisa menggembirakan dan menyedihkan selama itu bukan prioritas hidup kita sebaiknya tak perlu mendapatkan lebih banyak perhatian.
HATI
orang kaya miskin tua muda lelaki perempuan memiliki hal paling prioritas (bahkan dari segi waktu) yang jelas-jelas terlupakan, yaitu HATI/PERASAAN.
bukan banyak harta yang penting, tapi rasa yang timbul karena memiliki harta. kekasih yang cantik bukanlah hal penting, melainkan hati yang senang karena hal itu. jika hal-hal duniawi itu kita "biasakan" untuk mengarah ke TUHAN, maka hal itulah yang akan menggembirakan selamanya. benar-benar selamanya.
uang banyak bisa membuat senang, tapi ketidaksyukuran menyebabkan keinginan untuk punya lebih banyak uang lagi yang berakibat pada penyakit jantung, kegemukan dan stres.
uang sedikit bisa membuat stres, juga karena ketiadaan syukur dan tak memiliki ilmu pengelolaan uang yang baik.
hati yang "hanya" ikhlas ke tuhan ditambah ilmu pengelolaan hidup menyebabkan kita senang setiap saat. karena apapun yang dikerjakan "atas nama tuhan, secara sangat tulus" adalah kebaikan. dan apapun yang tidak berilmu akan menambah sulit keadaan.
HARUSNYA...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar