Rabu, 13 Oktober 2010

alhamdulillah telat bangun

aku teringat cerita tentang seseorang yang selalu dan selalu bersyukur dalam arti yang sebenarnya.
saat orang-orang mengasihani kemiskinannya dia mengatakan alhamdulillah.
saat orang-orang memujinya karena telah menjadi makmur dia mengatakan alhamdulillah.
saat anaknya patah kaki akibat menggembala ternak dia mengatakan alhamdulillah.
saat anaknya yang patah kaki tidak diambil paksa untuk wajib militer dia mengatakan alhamdulillah.

bersyukur tiap saat tiap hari sangat sangat baik.
cobaan dan kebaikan menjadi terasa ringan bila selalu diiringi syukur.
tak cuma ketika mendapat gaji kita bersyukur.
tak cuma ketika naik pangkat kita bersyukur.
saat panen tak menguntungkan pun kita perlu bersyukur.
saat mendapat musibah kecelakaan atau kehilangan pun kita semestinya bersyukur.

karena semua yang duniawi adalah milik tuhan.
dan Tuhan pun mengatakan: hanya jika engkau bersyukur (atas apapun), maka akan KU tambah nikmat pada mu.

tetaplah berencana, tetaplah bergerak, tak perlu terburu-buru, tak perlu nafsu yang menghalangi kebaikan, tak perlu marah-marah atas urusan pribadi, tak perlu khawatir dengan hasil akhir.

tetaplah bergerak, berikhtiar. dan bersyukur. meski pun kau telah bangun sholat shubuh. karena Tuhan tahu... karena Tuhan tahu... apa yang ada dihatimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar