sering kita lepas dari tujuan, terutama bila tujuan itu benar-benar masih dalam angan. seperti pekerjaan yang kulakukan saat ini. jelas ini bukan pekerjaan yang kuinginkan, meskipun begitu profesionalisme dan prestasi tetap kuutamakan. tak ada yang menganggap pekerjaanku jelek atau standar, semua mengatakan lebih, kecuali orang-orang yang iri.
diluar pekerjaan, kubangun bayangan tentang pekerjaan idealku, yaitu melakukan bisnis yang berhubungan dengan gaya hidup. aku ingin punya toko tanaman hias atau toko binatang hias atau toko alat pancing atau apapun yang menyangkut gaya hidup yang baik.
meskipun belum bisa kupenuhi secara fisik, namun bayangan tentang hal itu terus dan terus kuperkuat, dengan afirmasi / membayangkan. terus dan terus.
dalam perjalanannya, tantangan dan kegembiraan akan pekerjaan sekarang sering merasuk ke pikiran hingga malam tiba. kenangan atau pikiran itu mengganggu perasaan, terutama jika menyangkut permasalahan yang muncul dalam pekerjaan.
hal-hal yang sebenarnya penting sering dikalahkan oleh hal-hal kecil yang 'agak penting bagi emosi'. hal ini jelas-jelas tidak bagus.
aku harus perbanyak fokus ke tujuan. fokus ke tujuan. fokus ke tujuan. membangun bayangan yang lebih kuat, lebih kuat, lebih kuat.
aku harus perbanyak fokus ke tujuan. agar kelemahan tertutupi, meskipun tidak bisa hilang. 'menghilangkan kelemahan' lebih baik dilakukan dengan cara memperbanyak kekuatan daripada mencoba mengikis kelemahan itu sendiri. cara terbaik mengatasi ngantuk dipagi hari bukan dengan cara minum kopi saat pagi tetapi dengan tidur sebelum tengah malam. mengurangi amarah bukan dengan latihan menahan marah tapi memperbanyak tertawa atau aktivitas lain yang tidak membuat marah.
perbanyak fokus ke tujuan ! semoga bisa dan bisa kulakukan. sebagai motivator gaya hidup. bicara tentang keindahan, manajemen waktu yang nyaman, kebugaran tubuh, vegetarian dan teknik berbicara, menata hati, hingga memadupadankan pakaian. perbanyak fokus ke tujuan ! tentang binatang dan tanaman hias. tentang hobi dan istirahat. tentang kualitas individu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar